jump to navigation

Kawan-Kawan Abuya

Syeikh Abdullah bin Shiddiq Al-Ghumari Al-Idrisi

Abuya berjumpa beliau dalam lawatan Abuya ke Maghribi (Marokko) tahun ‘90-an. Beliau adalah seorang penghafal Hadits termasyhur pada abad 20 sehingga disebut Grand Muhaddits dan dikenali sebagai seorang wali ALLAH. Tidak kurang dari 100.000 Hadits telah dihafal oleh beliau matan dan sanad-nya dari Rasulullah SAW hingga pada beliau. Beliau terkenal sebagai peneliti tentang Hadits-hadits mengenai Imam Mahdi dan Putera Bani Tamim (Al-Fata At-Tamimi) dalam kitabnya “Al Mahdiyul Muntazhar”. Dari hasil penelitian tersebut, beliau menilai Hadits-hadits tentang Imam Mahdi dan Putera Bani Tamim telah sampai pada derajat shahih bahkan mutawatir. Ketika bertemu Abuya, beliau mengatakan, “Islam akan bangkit dari tangan kamu!”.
Menjelang wafatnya, beliau ditemani salah seorang murid Abuya, Abdelillah. Dia bertanya pada Syeikh Abdullah, “Bagaimana pendapat Tuan Syeikh tentang Syeikh Ashaari Muhammad?” Beliau tiba-tiba membuka matanya dan berkata perlahan tapi jelas, “Nur…..Nur….” kemudian beliau meninggal.

Syeikh Abdul Nasser Al-Husaini Asy-Syadzili

Beliau adalah Mursyid Thariqah Syadzaliah yang bermukim di Madinah. Kisah perjumpaan beliau dengan Abuya cukup dramatik. Pada tahun 1995 beliau (yang belum kenal Abuya saat itu) datang ke Malaysia bersama beberapa muridnya untuk mencari “seseorang” yang ciri-cirinya telah dijelaskan oleh Rasulullah SAW pada beliau. Setelah beberapa hari berkeliling Kuala Lumpur untuk mencari orang yang dimaksud, mereka belum berhasil.
Hingga hari terakhir mereka akan pulang ke Madinah, mereka menyewa taksi. Kebetulan (sebenarnya bagi Tuhan tiada yang kebetulan) sopir taksi tersebut adalah murid Abuya. Singkat cerita, beliau dan murid-muridnya dibawa ke rumah Abuya yang saat itu sedang dalam tahanan rumah dibawah Undang-undang Keselamatan Dalam Negeri. Begitu sampai di rumah Abuya dan melihat Abuya, Syeikh Abdul Nasser langsung mencium tangan dan memeluk Abuya dan mengatakan bahwa Abuyalah yang diceritakan oleh Rasulullah SAW pada beliau. Bahkan secara terang beliau mengatakan, “Inilah Putera Bani Tamim!”. Saat ini, untuk lebih mengikat persaudaraan, salah seorang murid beliau menjadi menantu Abuya.

Sidi Syeikh Prof. Abdussalam Harrats, Ph.D

Dalam perjalanannya ke Marokko, Abuya juga berjumpa dengan ulama besar di Marokko ini. Ketika pertama kali berjumpa pada tahun 1980-an, beliau bertanya pada Abuya, “Mengapa Tuan datang ke tempat kami?” Jawab Abuya, “Saya mencari sebuah jemaah di mana Islam akan dibangkitkan.” Kata Sidi Abdussalam, “Mengapa Anda jauh-jauh kemari? Islam akan bangkit dari tempat Anda!” Semenjak itu hubungan kedua Syeikh Thariqat ini makin erat. Pada tahun 2000 Sidi Abdussalam berkunjung ke Malaysia dan beliau menyempatkan diri berkunjung juga ke Jakarta. Prof. Abdussalam Harrats adalah Guru Besar di Qarawiyyin University, Fez, Marokko. Dari tangan beliau telah lahir 200 orang Ph. D.

Syeikh Abu Khalid As-Syamar

Syeikh Abu Khalid adalah pemimpin 30 juta orang Baduwi di Jazirah Arab. Abuya pertama kali berjumpa dengan beliau pada tahun 1985 ketika Abuya mendapat tekanan dari pemerintah Malaysia dan tak diperkenankan kembali ke negaranya.

Karena tak diperkenankan pulang, Abuya malah mempergunakan kesempatan ini untuk berdakwah ke seluruh penjuru dunia dan tempat yang pertama disinggahinya adalah Jordan. Baru 2 hari menginjakkan kaki di situ, Abuya ditemui oleh seorang warga negara Jordan yang saat itu belum dikenalnya, seorang syeikh yang mengatakan bahwa sebelum Abuya datang ini dia telah diberitahu Rasulullah SAW sejak 11 tahun lalu perihal kedatangan Abuya. Orang tersebut adalah Syeikh Abu Mus’ab (dalam gambar ada di sebelah kiri). Syeikh Abu Mus’ab kemudian mengajak Abuya dan rombongan ke rumahnya dan menunjukkan catatan-catatan pribadinya tentang mimpi-mimpinya dengan Rasulullah SAW. Setelah itu dia mengajak Abuya dan rombongan berjumpa dengan Mursyidnya, Syeikh Abu Khalid As Syamar di kediamannya.

Ketika berjumpa, Abuya dan Syeikh Abu Khalid berpelukan seperti sudah saling mengenal sejak lama. Padahal itulah kali pertama Abuya menginjak bumi Jordan. Syeikh Abu Khalid berkata bahwa Abuyalah yang disebut dalam Hadits sebagai orang yang akan membangkitkan Islam di akhir zaman. Abuya adalah Al-Fata At-Tamimi pendahulu perjuangan Imam Mahdi.

Syeikh Mahmud Effendi

Syeikh Mahmud Effendi adalah Mursyid Thariqah Naqsyabandi di Turki. Beliau berjumpa Abuya akhir tahun 80-an ketika Abuya melawat Turki. Gambar beliau susah sekali diperoleh karena beliau termasuk ulama yang mengharamkan foto. Foto dalam web ini diambil dari salah satu surat kabar Turki yang mengambil gambar beliau dari jarak jauh.

Beliau adalah seorang ‘abid yang sangat banyak beribadah, jarang tidur malam, banyak berpuasa dan dipercayai masyarakat sebagai wali ALLAH. Abuya mengirim utusan untuk bertemu beliau pada tahun ‘90-an setelah mendapat satu firasat kuat. Kepada utusan tersebut, beliau membenarkan bahwa Abuya adalah tokoh yang dijanjikan dalam Hadits akan memulai kebangkitan Islam dari Timur.

Syeikh Abdul Jabbar (alm.)

syeikh-jabbar-s.jpg Syeikh Abdul Jabbar belum pernah berjumpa Abuya. Beliau bertemu dengan utusan yang Abuya kirim saat Perang Teluk pertama sedang berkecamuk di Iraq pada awal tahun 90-an. Abuya tahu tentang beliau karena diilhamkan oleh Rasulullah SAW bahwa satu lagi orang kuat Imam Mahdi yang akan ikut membawa kebangkitan Islam akhir zaman ada di Iraq.

Dengan menempuh perjalanan jauh utusan Abuya dapat bertemu Syeikh Abdul Jabbar di rumahnya. Ketika bertemu, belum sempat bicara apa-apa Syeikh Abdul Jabbar telah berkata kepada wakil Abuya, “Keberhasilan kamu sampai di sini adalah hasil perundingan saya dengan Syeikh Malaysia (Abuya).”

Syeikh Abdul Jabbar ini memiliki banyak karamah lahiriah. Saat utusan Abuya datang ke rumahnya, mereka melihat 7 (tujuh) rudal Scud Amerika teronggok di halamannya. Rudal tersebut tidak meledak, jatuh begitu saja di halaman rumahnya. Adik Syeikh Abdul Jabbar, Syeikh Syattar, pada zaman Inggris masih ada di Iraq pada tahun 50-an sempat membuktikan pada penjajah Inggris yang berupaya menghina Islam bahwa api hanya membakar karena ia diperintah membakar oleh Tuhan. Maka Syeikh Syattar pun masuk ke dalam api yang berkobar sambil tiba-tiba membawa anak orang Inggris tersebut. Beliau keluar dari api 1 jam kemudian bersama anak tersebut tanpa luka sedikit pun.

Syeikh Haydar Bas

prof-haydar-bas-small.jpg Syeikh Haydar Bas adalah pemilik dan CEO Bas Group, suatu kelompok usaha besar bidang media di Turki. Grup ini memiliki beberapa stasiun televisi dan koran. Beliau juga seorang profesor ekonomi, ketua partai, penulis buku dan syeikh thariqat Qadiriyah di Turki. Pekerjanya 40.000 orang yang semuanya adalah pengamal thariqat Qadiriyah. Utusan Abuya yang bertemu dengan beliau disambut dengan sangat baik. Beliau mengatakan bahwa Abuyalah Putera Bani Tamim yang disebut Hadis Rasulullah SAW yang akan membangkitkan tapak Islam dari timur.

Pernah salah seorang staf Syeikh Haydar bertanya pada beliau, “Apakah tuan ini Imam Mahdi?” Jawab beliau, “Saya bukan Imam Mahdi, saya pelatih tentara Imam Mahdi.”

Komentar»

1. ihshan wibowo - Oktober 17, 2009

iiiiissssslammmm smakin mansyurrrrr

ponpes al ikhsan

2. madi - November 25, 2009
3. HERWIDI YOTO - Maret 9, 2010

TOLONG INFO2 ABUYA DIKIRIMKAN?TRMKSH

4. Lukman - April 26, 2010

tuh foto cuma numpang aja x,…

5. sky - April 28, 2010

dengan landasan apa anda ingin jd presiden indonesia?
asal usul anda dari mana?

ADE - Juni 28, 2010

jangan salah abuya tuh keturunan indonesia

6. NISSA - Mei 12, 2010

Rasullah melarang berburuk sangka tehadap orang lain,maka jka tidak mengetahuinya maksud dan tujuannya,hendaklah di sambut selama itu tidak melanggar akidah….semoga ALLAH memberikan kesabaran dan keselamatan bagi Abuya,,solallah ala MUHAMMAD.

7. Ikhwan - Mei 13, 2010

Abuya memang luar biasa….
Rizki dijumpakan Allah oleh beliau…

8. mohd najmi - Juni 1, 2010

salam kenalan bt semua , dgan peniggalan agar roh beliau berada di kalangan orang yang dijanjikan allah yakni orang yang bertaqwa

9. medoi - Juni 27, 2010

saya ingin ketemu abuya.
pernah satu malam saya berjumpa dengan orang yang mirip abuuya.

10. Abu Syujak - Juli 7, 2010

Semoga ada rezki u… bersama A… kembali.Kami Rindu dan sangat Harapkan A.. Merinduinya..seperti anak yang rindukan berjumpa kembali dgn ayah ibunya kembali….

11. najmullah - Oktober 18, 2010

alhaMDULILAH


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: